Peran Peran Pembangunan Manusia melalui Pendidikan dalam Pembentukan Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Tengah

Pembangunan Manusia melalui Pendidikan

Authors

  • Herlambang Bima Setya Universitas negeri semarang, fakultas ekonomi dan bisnis, jurusan ekonomi pembangunan
  • Putri Patria Kusuma Universitas negeri semarang, fakultas ekonomi dan bisnis, jurusan ekonomi pembangunan

DOI:

https://doi.org/10.57178/paradoks.v9i3.2474

Keywords:

Upah Minimum, Rata-Rata Lama Sekolah, Rasio ketergantungan, Tingkat Pengangguran Terbuka, Panel Data

Abstract

Perbedaan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) antarwilayah di Provinsi Jawa Tengah menggambarkan adanya variasi karakteristik sosial ekonomi dan ketenagakerjaan yang memengaruhi kebijakan pengupahan daerah. Penelitian ini dilakukan bertujuan menganalisis bagaimana pengaruh rata-rata lama sekolah (RLS), tingkat pengangguran terbuka (TPT), dan rasio ketergantungan (DR) terhadap UMK di kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah. Penelitian menggunakan metode regresi data panel 35 kab/kota di Jawa Tengah dengan 170 observasi kurun waktu 2020 hingga 2024. Hasil uji data panel menunjukkan bahwa Rata-rata lama sekolah serta tingkat pengangguran berpengaruh terhadap UMK sedangkan rasio ketergantungan tidak berpengaruh pada UMK Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Rata-rata lama sekolah berpengaruh positif yang menunjukkan bahwa kualitas SDM yang didukung dengan pendidikan mendorong peningkatan upah, sedangkan tingginya angka pengangguran menekan tingkat upah minimum tersebut. Secara keseluruhan, ketiga variabel mampu menjelaskan variasi UMK di Jawa Tengah. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan penciptaan lapangan kerja sebagai upaya mendukung kebijakan pengupahan yang lebih berkeadilan dan berorientasi pada pembangunan ekonomi daerah.

References

Aprilia, A., & Aida, N. (2024). Indeks Pembangunan Manusia dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Upah Minimum Provinsi Lampung. Jurnal Ekobistek, 13(1), 7-12.

Amdan, L., & Sanjani, M. R. I. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(1), 108-119.

Armidi, A., Erfit, E., & Yulmardi, Y. (2018). Pengaruh tingkat partisipasi angkatan kerja dan indeks harga konsumen terhadap upah minimum Provinsi Jambi. E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya Dan Lingkungan, 7(1), 33-42.

Becker, G. S. (1989). Human capital: a theoretical and empirical analysis, with special reference to education. Chicago: University of Chicago Press.

Belman, D., & Wolfson, P. J. (2015). What Does the Minimum Wage Do?. WE Upjohn Institute.

Primadila, B., & Asmara, K. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang MempengaruhiiPenetapan Upah Minimum Kota di Kota Banjarmasin. Jurnal Media Wahana Ekonomika, 19(1), 30-40.

Diniati, B. T. A., & Khasanah, U. (2025). Determinasi Faktor Ekonomi Terhadap Upah Minimum di Jawa Timur. SYNERGY Journal of Economics and Business, 1(1), 9-23.

Feriyanto, N., El Aiyubbi, D., & Nurdany, A. (2020). The impact of unemployment, minimum wage, and real gross regional domestic product on poverty reduction in provinces of Indonesia. Asian Economic and Financial Review, 10(10), 1088.

Psacharopoulos, G., & Patrinos, H. A. (2018). Returns to investment in education: a decennial review of the global literature. Education Economics, 26(5), 445-458.

Gujarati, D. (2015). Econometrics by example. Bloomsbury Publishing.

Gujarati, D. N. (2021). Essentials of econometrics. Sage Publications.

Hsiao, C. (2022). Analysis of panel data (No. 64). Cambridge university press.

Nonak, M. O., Djata, B. T., & Penu, Y. P. (2023). Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Upah Minimum Regional di Provinsi NTT Tahun 2010-2021. Jurnal Equilibrium, 3(1), 16-21.

Kim, J. H. (2019). Multicollinearity and misleading statistical results. Korean journal of anesthesiology, 72(6), 558-569.

Lazuardi, M. A., & Santoso, D. B. (2024). ANALISIS TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN UPAH MINIMUM DI PROVINSI JAWA BARAT. Journal Of Development Economic And Social Studies, 3(3), 958-966.

Mincer, J. A. (1974). Schooling and earnings. In Schooling, experience, and earnings (pp. 41-63). NBER.

Nurhuda, N., Sari, I., & Syukri, M. (2023). DR Effect of employee Dependency Ratio on Economic Growth in North Luwu District. EKALAYA: Jurnal Ekonomi Akuntansi, 1(1), 1-8.

Sutama, I. N., Asmini, A., & Astika, S. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penetapan Upah Minimum Kabupaten Sumbawa Tahun 2013-2017. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 7(3), 281-291.

O’brien, R. M. (2007). A caution regarding rules of thumb for variance inflation factors. Quality & quantity, 41(5), 673-690.

Pangestuti, D. C. (2019). Analisis faktor–faktor yang mempengaruhi kebijakan dividen. Jurnal mitra manajemen, 3(11), 1055-1072.

Santoso, I., Zam-Zam, M. Z., & Canon, S. (2022). Analysis of the socio-economic effect on unemployment in Gorontalo Province. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 20(01), 62-75.

Storper, M. (2018). Separate worlds? Explaining the current wave of regional economic polarization. Journal of Economic Geography, 18(2), 247-270.

Susanto, B. S. (2014). Penyerapan tenaga kerja dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap upah minimum di Indonesia. The Asia Pacific Journal of Management Studies, 1(1).

Verdugo, R. R. (2006). Workers, workers’ productivity and the dependency ratio in Germany: Analysis with implications for social policy. Population Research and Policy Review, 25(5), 547-565.

Wa, M. A., & Masjkurib, S. U. (2018). Pengaruh rata-rata lama sekolah dan pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja terhadap persentase penduduk miskin. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Airlangga Volume, 28(1).

Wößmann, L. (2003). Specifying human capital. Journal of economic surveys, 17(3), 239-270.

Afin, R. (2013). DO WAGES REFLECT PRODUCTIVITY UNDER MINIMUM WAGES SETTING?. Media Trend, 8(1), 71-100 .

Firdaus, W. T. N. A., & Udjianto, D. W. (2023). Analysis of human resource development index: 6 cities of Central Java Province. International Journal of Multidisciplinary Research and Literature, 2(4), 361-480.

Lisa, M. K., Vinsentia, K. B., & Octavia, A. N. (2024). DAMPAK UPAH MINIMUM DAN INFLASI TERHADAP PENGANGGURAN. Jurnal Ilmiah Fokus Ekonomi, Manajemen, Bisnis & Akuntansi (EMBA), 3(3), 292-299.

Riana, A., & Khafid, M. (2022). Analysis of Government Spending on Education on the HDI. JEJAK: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan, 15(2), 324-335.

REffendy, R. S. (2019). Pengaruh upah minimum terhadap pengurangan tingkat pengangguran terbuka di Indonesia. Fokus Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 14(1), 115-124.

Lazuardi, M. A., & Santoso, D. B. (2024). ANALISIS TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN UPAH MINIMUM DI PROVINSI JAWA BARAT. Journal Of Development Economic And Social Studies, 3(3), 958-966.

Ridho, S. L. Z., Razzaq, A., & Kusnadi, K. (2019, July). Wages, Life Expectancy and Working Population in Indonesia: The implications of demographic bonus. In International Conference on Banking, Accounting, Management, and Economics (ICOBAME 2018) (pp. 7-11). Atlantis Press.

Andriani, D., & Wijaya, R. S. (2024). Determinan Produktivitas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur. Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi, 12(2), 109-119.

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Bima, H., & Patria, P. (2026). Peran Peran Pembangunan Manusia melalui Pendidikan dalam Pembentukan Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Tengah: Pembangunan Manusia melalui Pendidikan. Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi, 9(3), 360–375. https://doi.org/10.57178/paradoks.v9i3.2474

Issue

Section

Articles