Pengaruh Literasi Perpajakan, Digitalisasi Layanan Pajak, dan Kesadaran Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM

Authors

  • Ridhan Rahmah Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
  • Khairina Rosyadah Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57178/paradoks.v9i3.2530

Keywords:

Literasi Perpajakan, Digitalisasi Layanan Pajak, Kesadaran Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak, UMKM

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pembentukan produk domestik bruto (PDB). Di sisi lain, kontribusi UMKM terhadap penerimaan pajak nasional masih relatif rendah dibandingkan dengan jumlah pelaku usaha yang terus meningkat setiap tahunnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan perpajakan UMKM masih menjadi tantangan bagi pemerintah. Berbagai upaya telah dilakukan Direktorat Jenderal Pajak melalui peningkatan literasi perpajakan, digitalisasi layanan perpajakan, serta penyederhanaan administrasi perpajakan guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi perpajakan, digitalisasi layanan pajak, dan kesadaran pajak terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap pelaku UMKM yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi perpajakan, digitalisasi layanan pajak, dan kesadaran pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM baik secara parsial maupun simultan. Temuan penelitian diharapkan memberikan kontribusi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan peningkatan kepatuhan pajak UMKM melalui penguatan edukasi perpajakan dan optimalisasi transformasi digital administrasi perpajakan.

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T

Allingham, M. G., & Sandmo, A. (1972). Income tax evasion: A theoretical analysis. Journal of Public Economics, 1(3–4), 323–338. https://doi.org/10.1016/0047-2727(72)90010-2

Ayyagari, M., Beck, T., & Demirgüç-Kunt, A. (2007). Small and medium enterprises across the globe. Small Business Economics, 29(4), 415–434. https://doi.org/10.1007/s11187-006-9002-5

Beck, T., Demirgüç-Kunt, A., & Levine, R. (2005). SMEs, growth, and poverty. Journal of Economic Growth, 10(3), 199–229. https://doi.org/10.1007/s10887-005-3533-5

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Direktorat Jenderal Pajak. (2021). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Direktorat Jenderal Pajak. (2024). Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2024. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Gangl, K., Hofmann, E., & Kirchler, E. (2015). Tax authorities' interaction with taxpayers: A conception of compliance. Current Directions in Psychological Science, 24(3), 236–241. https://doi.org/10.1177/0963721414564425

Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS (Edisi ke-10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2022). Multivariate Data Analysis (9th ed.). Cengage Learning.

Hidayat, A., & Rahmawati, D. (2024). Pengaruh digitalisasi layanan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan Indonesia, 8(1), 45–58.

Kirchler, E. (2007). The Economic Psychology of Tax Behaviour. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511628238

Kirchler, E., Hoelzl, E., & Wahl, I. (2008). Enforced versus voluntary tax compliance: The slippery slope framework. Journal of Economic Psychology, 29(2), 210–225. https://doi.org/10.1016/j.joep.2007.05.004

Kaplow, L. (2011). The Theory of Taxation and Public Economics. Princeton University Press. https://doi.org/10.1515/9781400839223

Mardiasmo. (2023). Perpajakan (Edisi Revisi). Andi.

Night, S., & Bananuka, J. (2020). The mediating role of adoption of an electronic tax system in the relationship between attitude towards electronic tax system and tax compliance. Journal of Economics, Finance and Administrative Science, 25(49), 73–88. https://doi.org/10.1108/JEFAS-07-2018-0066

Nugroho, A., & Kurniawan, D. (2022). Pengaruh implementasi e-Filing terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Jurnal Pajak Indonesia, 6(2), 87–99.

OECD. (2021). Building Tax Culture, Compliance and Citizenship (2nd ed.). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/18585eb1-en

OECD. (2022). Tax Administration 2022: Comparative Information on OECD and Other Advanced and Emerging Economies. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/1e797131-en

Palil, M. R. (2010). Tax knowledge and tax compliance determinants in self assessment system in Malaysia. Doctoral Dissertation, University of Birmingham.

Putri, R., & Setiawan, B. (2023). Pengaruh literasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 10(2), 112–126.

Rahayu, S. K. (2020). Perpajakan Indonesia: Konsep dan Aspek Formal. Graha Ilmu.

Remund, D. L. (2010). Financial literacy explicated: The case for a clearer definition. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 276–295. https://doi.org/10.1111/j.1745-6606.2010.01169.x

Sari, N., & Prasetyo, H. (2022). Pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 25(2), 134–147.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.

Torgler, B. (2007). Tax Compliance and Tax Morale: A Theoretical and Empirical Analysis. Edward Elgar Publishing.

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425–478. https://doi.org/10.2307/30036540

Wardani, D. K., & Rumiyatun. (2017). Pengaruh pengetahuan wajib pajak, kesadaran wajib pajak, sanksi pajak, dan kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Akuntansi, 5(1), 15–30.

Downloads

Published

2026-07-14

How to Cite

Rahmah, R., & Rosyadah, K. (2026). Pengaruh Literasi Perpajakan, Digitalisasi Layanan Pajak, dan Kesadaran Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM. Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi, 9(3), 435–448. https://doi.org/10.57178/paradoks.v9i3.2530

Issue

Section

Articles