Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak variabel ekonomi terhadap proses penyaluran kredit di lembaga keuangan tertentu. Penelitian ini memanfaatkan data bulanan yang mencakup berbagai variabel yang relevan dengan fenomena tersebut. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, sebuah pendekatan statistik yang memungkinkan peneliti untuk mengevaluasi hubungan antara beberapa variabel independen dan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, tingkat inflasi dan suku bunga memiliki dampak yang signifikan terhadap penyaluran kredit cepat aman di lembaga keuangan tersebut ketika dianalisis secara bersama-sama. Namun, ketika variabel-variabel ini dievaluasi secara terpisah, temuan menunjukkan bahwa tingkat inflasi (X1) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penyaluran kredit cepat aman (Y), sementara variabel suku bunga (X2) menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap proses penyaluran kredit cepat aman (Y). Penelitian ini memberikan wawasan yang penting bagi pemangku kepentingan di lembaga keuangan, terutama dalam hal mengoptimalkan strategi penyaluran kredit dan merespons perubahan dalam variabel ekonomi tertentu. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana variabel-variabel ekonomi ini berinteraksi dan mempengaruhi proses penyaluran kredit, lembaga keuangan dapat mengambil langkah-langkah yang lebih tepat dalam manajemen risiko dan pengambilan keputusan. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan pentingnya untuk memperhatikan faktor-faktor ekonomi yang beragam dalam perumusan kebijakan kredit yang efektif.

Keywords

Penyaluran Kredit Tingkat Inflasi Suku Bunga Kebijakan Kredit

Article Details

How to Cite
Anita, & Fadhila Ratu Pratiwi. (2024). Analisis Pengaruh Tingkat Inflasi dan Suku Bunga Terhadap Penyaluran Kredit. Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi, 7(1), 11–20. https://doi.org/10.57178/paradoks.v7i1.751

References

  1. Budiandriani, Mahfudnurnajamuddin, & Syahnur, M. H. (2023). How capital structure, liquidity, and profitability affect on company value (intervening variables studies on food and beverage sub-sector manufacturing companies on idx). Enrichment : Journal of Management, 12(6), 4969-4979. https://doi.org/10.35335/enrichment.v12i6.1170
  2. Agusmianata, N., Militina, T., & Lestari, D (2018). Pengaruh jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga serta pengeluaran pemerintah terhadap inflasi di indonesia. In Forum ekonomi (Vol. 19, No. 2, pp. 188-200).
  3. Ambarini, Lestari. (2015). Ekonomi Moneter. Bogor: In Media.
  4. Andika, A. Pengaruh harga emas, suku bunga, tingkat inflasi dan jumlah nasabah terhadap penyaluran kredit pada PT.Pegadaian (Persero) upc sambas 2016-2020. Jurnal Pembangunan dan Pemerataan, 11(1).
  5. Anizir Ali Murad (2022). Dinamika Ekonomi Mikro dan Makro (Praktik dan Analisis). Surabaya: Jakad Media Publishing.
  6. Arifin, Thomas. (2018). Berani Jadi Pengusaha. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  7. Bahar, L. A. (2021). Pengaruh harga emas dan tingkat inflasi terhadap
  8. Penyaluran kredit gadai pada PT. Pegadaian Makassar (Doctoral dissertation, Universitas Bosowa).
  9. Bank Indonesia. (2023). BI 7-day (Reverse) Repo Rate. Online. https://www.bi.go.id
  10. Dewi, A. S. (2016). Pengaruh jumlah nasabah, tingkat suku bunga dan inflasi terhadap penyaluran kredit pada PT. Pegadaian di cabang samarinda seberang kota samarinda. akuntabel, 13(2), 71-81.
  11. Erni Atiwi Jaya Esti, dkk (2022) Manajemen Keuangan (Konsep dan Implementasi). Jawa Barat: Media Sanins Indonesia).
  12. Febrian, D. (2015). Analisis pengaruh tingkat inflasi, pendapatan pegadaian dan harga emas terhadap penyaluran kredit rahn pada PT. Pegadaian Syariah di Indonesia (Periode 2005-2013).
  13. Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  14. Gujarati, Damodar. Dasar-dasar Ekonometrik jilid 2. Jakarta: Erlangga, 2006.
  15. John Maynard Keynes. Teori Umum Mengenai Kesempatan Kerja, Bunga dan Uang. Yogyakarta: Gadjahmada University Press,1991.
  16. Karya, D., & Syamsuddin, S. (2016). Makroekonomi: Pengantar untuk Manajemen. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  17. Latumaerissa, Julius R. (2017). Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Jakarta: Mitra Wacana Media.
  18. Natsir, M. (2014). Ekonomi Moneter & Kebanksentralan. Jakarta: Mitra Wacana Media.
  19. N. Gregory Mankiw (2007). Makroekonomi Edisi Keenam. Jakarta : Erlangga
  20. Mane, A (2020). Analisis Prosedur Dan Pengendalian Kredit Pada Koperasi Simpan Pinjam (Ksp) Kopdit Aneka Karya Di Nusa Tenggara Timur.
  21. Mardhiyah, V. (2022). Pengaruh pendapatan pegadaian dan tingkat inflasi terhadap penyaluran kredit cepat aman pada PT. pegadaian(pesero) tahun 2012-2020 (Doctoral dissertation, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia).
  22. Pratiwi, V. (2017). Pengaruh Pendapatan Pegadaian, Harga Emas, dan Tingkat Inflasi terhadap Penyaluran Pembiayaan RAHN (Studi pada Pegadaian Syariah di Indonesia Tahun 2005-2015). Surakarta: Institut Agama Islam Negeri Surakarta.
  23. PT. Pegadaian (2023). Berdasarkan perauran No.91/DIR I/2017 tanggal 20 september 2017 tentang penggolongan uang pinjaman dan tarif biaya administrasi pada KCA. https:www.pegadaian.co.id
  24. Putong, I. (2015). Ekonomi Makro: Pengantar Ilmu Ekonomi Makro Untuk Mahasiswa. Buku & Artikel Karya Iskandar Putong.
  25. Rachmawati, R. (2019). Pengaruh pendapatan, jumlah nasabah dan tingkat suku bunga terhadap penyaluran kredit pt pegadaian cabang kabupaten jember periode 2013-2017. Relasi: Jurnal Ekonomi, 15(1), 151-174.
  26. Risnawati, R. (2013). Analisis pengaruh pendapatan pegadaian, jumlah nasabah dan tingkat suku bunga terhadap penyaluran kredit cepat aman (KCA) di PT.Pegadaian sulsel tahun 2005-2010 (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
  27. Sariasih, Ni Wayan & Dewi, Made Rusmala. (2021). Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Non Performing Loan dan Inflasi terhadap Kredit yang disalurkan oleh LPD Kabupaten Badung Periode Tahun 2014-2018. Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, Bali.
  28. Siregar, R. (2020). Pengaruh Inflasi dan Jumlah Nasabah Terhadap Penyaluran Kredit Pada PT. Pegadaian Persero Kanwil I Medan (Doctoral dissertation, Universitas Medan Area).
  29. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
  30. Supeno, W. (2017). Analisis Kinerja Penghimpunan Dana dalam Meningkatkan Penyaluran Kredit pada Bank Perkreditan Rakyat. Moneter-Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 4(2), 121-131.
  31. Yubiharto, Y., & Lestari, B. (2019). Pengaruh Pendapatan, Jumlah Nasabah, Harga Emas Dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Cepat Aman (KCA) Di Pegadaian IndonesiaTahun 2009-2017. Medikonis, 19(1), 16-30.
  32. Widiarti, S. (2019). Pengaruh Pendapatan, Jumlah Nasabah, dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit pada Perum Pegadaian Cabang Batam Periode 2008-2012. Jurnal Manajemen.